ETIKA KEMAHASISWAAN

Mahasiswa, menurut PP Nomor 60 Tahun 1999 adalah peserta didik yang
terdaftar dan belajar pada perguruan tinggi tertentu, beserta dosen sebagai bagian
dari masyarakat ilmiah sudah selayaknya menggunakan metode discourse atau
dialogis dalam proses belajar-mengajar. Agar proses tersebut berjalan lancar, khususnya
bagi mahasiswa, perlu memperhatikan tradisi yang berkaitan dengan nilai,
norma serta etika yang mengatur sikap dan perilakunya. Etika tersebut meliputi:
1. Mahasiswa hendaknya memiliki intelektualitas dan motivasi untuk mengabdi
pada bangsa dan negaranya.
2. Mahasiswa memiliki kebebasan akademik untuk menguasai ilmu pengetahuan
dan teknologi melalui penguasaan metode dan pengujian teori sesuai dengan
norma dan kaidah keilmuan.
3. Mahasiswa diharapkan senantiasa peka terhadap masalah yang berkembang
di masyarakat.
4. Mahasiswa hendaknya memiliki pola pikir ilmiah dan profesional.
5. Mahasiswa senantiasa mematuhi peraturan akademik, antara lain:
a. mahasiswa baru harus daftar ulang.
b. kehadiran mahasiswa minimal 80 %.
c. wajib mengikuti kegiatan tatap muka.
6. Mahasiswa memiliki hak dan kewajiban yang sama dengan warga negara
Indonesia lainnya.
7. Mahasiswa senantiasa terlibat dalam peningkatan daya penalaran melalui
kegiatan kemahasiswaan seperti: diskusi, penelitian, seminar, penulisan ilmiah
maupun berupa pelatihan-pelatihan.

DILEMA ETIKA PELAYANAN TERHADAP MAHASISWA

Pegawai Administrasi di Perguruan Tinggi di Indonesia (mungkin dimanapun) adalah sekelompok manusia yang bertugas sepenuh hati, menjunjung tanggung jawab setinggi langit, mengemban dan menjalankan kebijakan kampus, melayani dosen, mahasiswa, dan pimpinannya tetapi bukan bagian dari Civitas Akademika (CA) Perguruan dimaksud. Mereka tak ubahnya pahlawan tanpa tanda jasa mengambil alih gelar tersebut yang diberikan kepada guru tempo doeloe, guru sekarang tidak lagi berhak menyandang gelar tersebut karena gaji guru/ kesejahteraan guru (Guru PNS) sudah jauh lebih baik ketimbang zaman doeloe. Gelar tersebut lebih pantas diberikan kepada pegawai adminitrasi Perguruan Tinggi di Indonesia terutama di UNPAS "khususil khusus", yang mana gaji pokok pegawainya hanya l.k. 3/4 gaji pokoknya PNS, dengan tidak ada jaminan hari tua (so, klo dah pensiun ya gak dapet opo-opo getho, hanya uang kadeudeuh yang hanya cukup untuk beli susu). Tentu saja hal tersebut tidak penting bagi pembaca yaa...sekedar sekilas info...!

Pekerjaan setiap staf administrasi cukup beragam sesuai dengan posisi dan kedudukannya di lembaga tersebut, sebut saja KSB Kemahasiswaan di FE UNPAS Job Deskriptions-nya l.k. mengaplikasikan dan mengimplementasikan kebijakan pimpinan di bidang pelayanan kemahasiswaan dengan tidak mengesampingkan pelayanan terbaik kepada mahasiswa dan organisasinya. Seluruh jiwa raganya tercurah untuk memfasilitasi dan atau menjembatani antar mahasiswa dengan fakultas sesama CA, (narzis buanget ya...haha dilarang protees). Contoh lain segerombolan manusia di Bagian AKademik (SBAP) adalah pelayan langsung mahasiswa (dapurnya Fakultas) merekalah yang menjadi ujung tombak administrasi Akademik (pelayan dosen & mahasiswa secara langsung).
Di bidang inilah sering terjadi salah faham yang dilematis...

Setumpuk pekerjaan rutin (reguler) yang terkadang lebih dari bidang pekerjaan staf admin lainnya, ditambah lagi pekerjaan non-reguler (Kepanitiaan; KKM, SP, Ujian, Maintenance System, etc.) sementara pelayanan harus tetap berjalan sesuai dengan yang ditetapkan, ditambah sedikit basa-basi, senyum semu sebagai penyedap etika pertanda seorang pelayan tunduk terhadap boss-nya, mengabulkan apa maunya, meladeni apa pintanya. Itulah nasib seorang pelayan...ditengah lumuran peluh, lumatan keringat harus tetap melayangkan dan menampakan raut wajah senang ceria dibumbui senyum manis tersungging...sungguh berat ditengah kelelahan harus menebar senyum, melepas harapan. Tidak sedikit dengan angkuhnya "boss" yang dilayani dengan congkaknya meneriakan pintanya,ditengah kelelahan pelayannya sang "big-boss" meminta si pelayan tetap tersenyum, tetap meladeni segala kemauannya, seakan tidak tahu menahu beban hidup yang diderita pelayannya.

Atas dasar pengalaman penulis yang pernah mengecap pekerjaan di berbagai bagian di unit garapan ini, sungguh (jika harus bersumpah "Demi Allah") sebenarnya saya berusaha dengan penuh kesungguhan untuk memberikan yang terbaik bagi boss-boss yang dilayani; berusaha menebar pesona dengan senyuman di tengah kepenatan dan kelelahan. Manakala terdapat hal-hal yang kontradiktif dengan aturan lembaga tak jarang mendapat teguran pimpinan, tak jarang mendapat hukuman, bahkan tidak sedikit cercaan dan hinaan serta umpatan dari boss CA lainnya. Pada satu sisi pegawai non-CA ini harus bekerja maksimum sesuai aturan dan tidak diperkenankan membuat kebijakan sendiri (jalankan aturan jauhi larangan).

Menjalankan kebijakan pimpinan bukanlah hal yang mudah jika harus disandingkan dengan nurani; f.Example. Kebijakan LUNAS DPP saat menjelang UAS, disatu sisi pegawai sebagai kepanjangan tangan fakultas adalah penegak aturan harus menegakkan aturan dimaksud dengan penuh tanggung jawab dan tidak memilah atau memilih disisi lain manakala mendengar keluhan mahasiswa, permohonan mahasiswa yang nyaris bersujud memohon bantuan (kontradiktif dengan ketika pegawai memberikan pelayanan buruk kepadanya; mereka mencaci, memaki, mengumpat, etc) demikian tergetar hati dan rasa ini, tapi aturan tetap aturan, undang-undang tetap harus ditegakkan...nya teu bisa kumaha. Akhirnya cacian, makian kembali kami telan bulat-bulat, bukan tidak berani melawan, menampar, mengahardik...tapi kita adalah bagian dari keluarga layaknya anak dan orang tuanya sebenci-bencinya pegawai kepada mereka tak kan meninggalkan bekas luka, begitu dan selalu begitu.

Tulisan ini tidak bermaksud memojokan salahsatu pihak di antara dua elemen ini (CA & non-CA), semua ini hanya sebagai introsfeksi diri ternyata diantara kami terdapat dilema yang terus mengganggu. Arifasi para pembaca adalah harapan dan merupakan penghargaan tiada terhingga kepada penulis.

MAHASISWA CALON PENERIMA BEASISWA DARI KOPERTIS WIL. IV JABAR BANTEN

CALON PESERTA PENERIMA BEASISWA TAHUN 2009 LOLOS SELEKSI PERTAMA
DARI KOPERTIS WILAYAH IV JAWA BARAT & BANTEN
BEASISWA BANTUAN BELAJAR MAHASISWA (BBM)
FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS PASUNDAN
1
ERRY FERDIANTO
L
054010098
7
EKONOMI
MANAJEMEN
3.64
UNIVERSITAS PASUNDAN

2
DINI WAHYUNI
P
064010325
6
EKONOMI
MANAJEMEN
3.04
UNIVERSITAS PASUNDAN

3
AGUSTINA HANDAYANI
P
064010313
6
EKONOMI
MANAJEMEN
3.16
UNIVERSITAS PASUNDAN

4
WENNY PUSPA WARDANI
P
064010189
6
EKONOMI
MANAJEMEN
3.51
UNIVERSITAS PASUNDAN

5
AMELINDA WIDIANTI
P
064010157
6
EKONOMI
MANAJEMEN
3.61
UNIVERSITAS PASUNDAN

6
FITRI PERNAWATI
P
064020107
6
EKONOMI
AKUNTANSI
3.74
UNIVERSITAS PASUNDAN

7
IRMA YULIANTI
P
064020102
6
EKONOMI
AKUNTANSI
3.59
UNIVERSITAS PASUNDAN

8
WIKA NOVIKASARI
P
064020140
6
EKONOMI
AKUNTANSI
3.88
UNIVERSITAS PASUNDAN

9
HERMINA KARTIKASARI
P
064020059
6
EKONOMI
AKUNTANSI
3.83
UNIVERSITAS PASUNDAN

10
IKA IKLIMASARTIKA DEWI
P
074020158
3
EKONOMI
AKUNTANSI
3.67
UNIVERSITAS PASUNDAN

11
DIAN YUNITA
P
064030021
6
EKONOMI
ILMU EKONOMI
3.53
UNIVERSITAS PASUNDAN

12
ASTRI MARLINA
P
064030039
6
EKONOMI
ILMU EKONOMI
3.42
UNIVERSITAS PASUNDAN

13
YUDI SUCI
L
064030044
6
EKONOMI
ILMU EKONOMI
2.89
UNIVERSITAS PASUNDAN

KATEGORI MAHASISWA BERPRESTASI
1
ARDI GUNARDI
L
064010051
6
EKONOMI
MANAJEMEN
3.91
UNIVERSITAS PASUNDAN

2
ADIK LUKMAN MAHARDIKA
L
064010021
6
EKONOMI
MANAJEMEN
3.67
UNIVERSITAS PASUNDAN

3
NENENG SUSILAWATI
P
064020120
6
EKONOMI
AKUNTANSI
3.80
UNIVERSITAS PASUNDAN

4
HETTI TRESNAWATI
P
074020054
3
EKONOMI
AKUNTANSI
3.95
UNIVERSITAS PASUNDAN

5
NUNIEK DEWI PRAMANIK
P
064030038
6
EKONOMI
ILMU EKONOMI
3.70
UNIVERSITAS PASUNDAN

Bandung, 5 Mei 2009
a.n. Dekan Fakultas Ekonomi Unpas
Pembantu Dekan III,

TTD

R.M. NOCH, DRS.

CATATAN: NAMA-NAMA TERSEBUT DI ATAS AGAR MENGKONFIRMASI KELENGKAPAN PERSYARATAN PALING LAMBAT HARI SENING PUKUL 13.30 WIB KE MR.RIDWAN SIGIT

PEMILIHAN KETUA LEMBAGA KEMAHASISWAAN

Pesta Demokrasi Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Pasundan, suatu realita pembelajaran ber-politik praktis;





Layaknya sebuah Organisasi adalah memiliki pemimpin yang kompeten, berdedikasi tinggi, loyal terhadap lembaga, dan mampu mewakili masaa-nya...(Pandai, berwibawa, berwawasan luas, etc) perlu dong pinter segi akademisnya; kalo gak pinter kasian atuh ngurusin orang mulu dirinya sendiri uruseun keneh, berwawasan mah so pasti atuh mana ada pemimpin yang kurung batokeun, etiket mah piraku da mahasiswa, leadership piraku da pamingpin atuh...nah makanya Pnitia Pemilihan Ketua Lembaga Kemahasiswaan di lingkungan FE UNPAS yang digawangi kang Yoyo berusaha semaksimal mungkin menyelenggarakan kegiatan ini. Dari mulai persiapan, penetapan aturan bla-bla-bla...candidate screening, peasibility test (duka naon istilahna eta we pokokna mah), publikasi calon, penjadualan kampanye...wah semua-muanya dipersipakan dengan good prepar nyaris sempurna we oleh PPKL...sampai akhirnya dilakukan pemilihan umum layaknya "PEMILU" sebuah negara meureun...lumayan rada miriplah saeutik.

Akhirnya menempatkan lima orang terbaik yang terpilih atas dasar pemilihan umum langsung bebas dan rahasia...sermua berjalan sesuai rencana katingalna mah da gak ada bancang pakewuh; aman, tenteram, terkendali.

Tapi............antusias pemilih ko cuman segono ya, meskipun rada-rada ada peningkatan dari tahun-tahun sebelumnya...tapi....ya getho deh. jangan-jangan terkontanminasi oleh "PEMILU-nya" Negeri ini ya para pemilik hak pilih teh mni gak mau nyalurin "hasratnya", tapi gak jadi soal yang penting sesuai dengan ADART-nya PPKL dan tidak menyimpang dari ketentuan umum.

Wilujeng nya kepada para patandang terpilih...wilujeng makalangan, wilujeng manggung, prak jalankan semua amanah ini dengan sepenuh hati. Titip we ti sim kuring mari bekerjasama dengan harmonis atas ke-harminian yang ada ok? Siiiiiiiiipppllllaaah!!!!!



Banyak Kegiatan yang diikuti oleh mahasiswa Fakultas Ekonomi Unpas, salah satunya adalah Olah Raga yang di koordisi oleh KOM UNPAS ini. Pekan Olah Raga Mahasiswa Unpas tersebut menempatkan Fakultas Ekonomi sebagai juara I untuk Bola Basket Putra, dan beberapa posisi terbaik dari cabang olah raga lainnya.
Ini pekerjaan pertama saya di lapangan...luar biasa deg-deg plas...menegangkan...tapi asik...