PELANTIKAN KETUA LKM FE UNPAS

Setelah seluruh proses dan format pemilihan, dimulai dari penjaringan balon ketua lembaga kemahasiswaan, penetapan calon, program kampanye, dan pencoblosan hingga akhirnya ditetapkan para ketua terpilih dan dilantiklah mereka yang terpilih.
Dengan dilantiknya para pejabat baru di lingkungan LKM FE UNPAS ini diharapkan terbangun sinergi yang baik dan kokoh antara Fakultas dengan LKM beserta seluruh mahasiswa-nya.

Semoga seluruh mahasiswa sebagai bagian dari Civitas Akademika FE Unpas merasa terwakli dengan keberadaan para pengurus yang duduk di kursi yang tidak panas juga tidak dingin ini.

Yang jelas posisi mereka selain sebagai wewakil dari seluruh mahasiswa yang ada di FE Unpas memiliki esensi yang lebih penting, yaitu sebagai arena pembelajaran dalam mengembangkan bakat dan kemampuan mereka dalam berorganisasi.
Selain memperoleh materi perkuliahan secara teoretis di kelas mereka juga memiliki kesempatan yang sangat dan teramat luas ini untuk mengembangkan kemampuan dan aptitude-nya sebagai bekal untuk esok di masyarakat.

Bagaimana mereka memanfaatkan moment ini? semua kembali kepada yang bersangkutan, jika mampu menjalankan roda organisasi dengan sebaik-baiknya, bukan sekedar menempatkan diri sebagai pengurus, menjalankan yang pernah ada tanpa inovasi baru tampaknya hanya akan membuang waktu percuma saja; waktu kuliah, waktu meningkatkan kemampuan akademis, waktu untuk memperjuangkan hidup yang keras ini.
Sungguh pekerjaan mulia hidup berorganisasi di kampus, karena dengan tanpa berharap jasa mereka persembahkan seluruh peluh dan penatnya untuk eksistensi lembaga yang diurus-nya...luar biasa. Tapi hendaknya dibarengi dengan prestasi yang mumpuni baik prestasi sebagai organisator maupun prestasi akademik yang sangat dibutuhkan untuk hidup dan kehidupannya, karena hari esok menanti mereka untuk diolah sebagaimana seharusnya manusia yang harus berkehidupan yang layak di muka bumi ini.
Tersirat sebuah histori klasik di kampus ini, suatu ketika penulis berkawan dengan salah seorang aktivis kampus tempo doeloe...dia baktikan hidupnya untuk organisasi kampus ini tak ada yang bisa menghalangi langkahnya untuk menduduki berbagai posisi organisasi kampus tetapi dia lupa dengan salah satu kewajibannya sebagai mahasiswa yaitu belajar untuk masa depannya...alhasil dia tidak bisa meneruskan studinya karena DO awal kehancuran hidupnya telah dimulai, hari demi hari dia mengisi hidupnya dengan diam, dengan gamang akhirnya dia pulang ke desa dengan tangan hampa (tanpa ijazah) dengan berbekal pengalaman ber-organisasi-nya dia bekerja pada sebuah koperasi unit desa yang tak menentu keberlangsungan-nya. Itu sebagai ilustrasi saja dengan tanpa mengecilkan arti penting keberadaan pengurus organisasi yang ada di lingkungan FE Unpas ini. Prenulis berharap para ketua lembaga terpilih initidak seperti ilustrasi di atas, justru penulis berkeyakinan pengurus terpilih ini adalah orang-orang yang multy-tallent baik secara akademik maupun secara organisasi saya yakin seyakin-yakinnya...semoga.
Selamat kepada para Ketua terpilih;